Sinergi Kemensos dan DPR RI, Bantuan Rp290 Juta Dikucurkan untuk Korban Kebakaran Desa Lido Bima



​BIMA, pilarntb.com — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Mahdalena, S.S., M.M., bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana kebakaran di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026). Langkah ini menjadi bentuk respons taktis dan kepedulian nyata dari jajaran pemerintah pusat serta legislatif dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

​Bantuan dengan total nilai mencapai Rp290.000.000 tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Hj. Mahdalena kepada perwakilan warga setempat. Dukungan finansial dan logistik ini dialokasikan ke dalam dua sektor krusial: paket Bahan Bangunan Rumah (BBR) untuk mempercepat rekonstruksi hunian warga yang hangus terbakar, serta paket kebutuhan pokok (sembako) guna menjamin ketahanan pangan harian para korban selama masa transisi.

​Dalam momen penyerahan yang berlangsung penuh haru, Hj. Mahdalena menegaskan bahwa kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang sedang berduka merupakan sebuah kewajiban konstitusional dan moral. Politisi perempuan dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini juga mengapresiasi ketangguhan mental warga Desa Lido yang tetap tegar menghadapi ujian berat ini.

​"Penyaluran bantuan ini adalah wujud nyata dari sinergi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri. Kita semua memiliki komitmen yang sama, yaitu memastikan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana dapat berjalan secepat mungkin," ujar Hj. Mahdalena di sela-sela penyerahan bantuan.


​Agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, agenda penyerahan ini dikawal ketat dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, aparat keamanan dari unsur TNI-Polri, serta jajaran tokoh masyarakat setempat. Transparansi dan ketertiban di lapangan menjadi prioritas utama demi memastikan hak-hak para korban terpenuhi tanpa kendala birokrasi yang berbelit.

​Warga Desa Lido yang hadir menyampaikan rasa syukur mendalam atas uluran tangan yang mereka terima. Seiring mengalirnya dukungan logistik ini, semangat gotong royong kembali menyelimuti desa. Kehadiran bantuan senilai ratusan juta ini tidak sekadar menjadi penyambung hidup, melainkan pemantik asa baru bagi warga Desa Lido untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka yang sempat lumpuh akibat amukan si jago merah. Tutupnya 


Penulis: jubair ar-Qamar