​Momen Haru Berbalas Puisi Warnai Pelepasan Siswa SDN Inpres 1 Ntonggu

 ​


​PALIBELO, PILARNTB.COM, – Suasana penuh kegembiraan sekaligus keharuan menyelimuti halaman SDN Inpres 1 Ntonggu, Kecamatan Palibelo. Sekolah tersebut sukses menggelar acara pelepasan siswa kelas VI yang berlangsung semarak namun sarat akan makna mendalam pada Sabtu (13/06/2026).

​Acara yang dikemas apik ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Camat Palibelo yang diwakili oleh staf terkait, Kepala Desa Ntonggu, Ketua BPD, para Kepala Sekolah mitra terdekat, serta seluruh orang tua dan wali murid. Menariknya, agenda tahunan ini dirangkaikan sekaligus dengan pelepasan siswa TK setempat, menciptakan sinergi kebersamaan yang hangat di antara dua jenjang pendidikan tersebut.

​Perwakilan Pemerintah Kecamatan Palibelo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas suksesnya koordinasi pihak sekolah dan wali murid. Ia mengaku bangga melihat kemeriahan acara yang dinilainya sangat berkesan dan memberikan memori indah bagi tumbuh kembang anak-anak.


​Puncak emosional yang menjadi momen paling ikonik dalam acara ini terjadi saat sesi saling berbalas puisi antara perwakilan siswa kelas VI dan sang wali kelas, Aryani Hartati, S.Pd. Rasa terima kasih yang tulus dari siswa, dibalas dengan pesan penuh kasih sayang dari sang guru, seketika mengubah atmosfer halaman sekolah menjadi sangat menyentuh.

​Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah siswa tak kuasa menahan air mata di depan kamera saat bait-bait puisi dibacakan. Keharuan kian memuncak ketika Aryani Hartati juga tampak meneteskan air mata, merefleksikan kedekatan emosional dan ikatan batin yang kuat yang telah terjalin selama proses mendidik di ruang kelas.

​Kepala SDN Inpres 1 Ntonggu, Ahmad, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, komite, dan orang tua siswa yang telah memberikan dukungan penuh, baik moral maupun material, hingga acara ini berjalan tanpa hambatan.

​"Pelepasan tahun ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi kami pihak sekolah. Melihat kolaborasi yang luar biasa antara guru, orang tua murid SD, dan TK dalam satu panggung adalah bukti nyata kuatnya rasa kekeluargaan di Desa Ntonggu," ungkap Ahmad.

​Lebih lanjut, Ahmad menaruh harapan besar bagi masa depan anak-anak yang kini resmi dikembalikan kepada orang tua masing-masing tersebut.

​"Kami sangat bangga melepas anak-anak hebat ini. Harapan kami, ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju kesuksesan yang lebih besar. Jaga nama baik almamater, tetaplah jujur, dan kejar prestasi setinggi-tingginya di jenjang pendidikan berikutnya. Semoga kelak mereka menjadi generasi penerus yang sukses, berkarakter, dan membanggakan daerah," harapnya menutup sambutan.