KOTA BIMA, Media PilarNTB.com,– Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 1 (Pulau Sumbawa), Hj. Mahdalena, S.S., M.M., menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Tahun Anggaran 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula Samparaja, Kota Bima, pada Senin (22/6/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting di Kota Bima. Tampak hadir Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Bima yang mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Cabang Kota Bima beserta seluruh jajaran pengurusnya, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bima.
Tak hanya dari unsur birokrasi, kegiatan ini juga memperkuat pilar kebudayaan dan keterwakilan perempuan dengan hadirnya Ketua Adat Dana Mbojo, Ketua Yayasan Kesultanan Istana Bima, Ketua Yayasan Samparaja Kota Bima, hingga Ketua Organisasi Wanita Kota Bima. Acara ini juga secara khusus mengundang para wakif (pemberi wakaf) dan nadzir (pengelola wakaf) se-Kota Bima.
Dalam orasi kebangsaannya, Hj. Mahdalena menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus BWI Cabang Kota Bima atas dedikasi mereka. Beliau menegaskan bahwa BWI merupakan mitra kerja yang sangat strategis bagi Komisi VIII DPR RI, komisi tempatnya bernaung saat ini.
"BWI ini adalah bagian dari mitra kerja kita di Komisi VIII. Selaku mitra strategis, kami akan memberikan dukungan penuh (support) terhadap apa pun yang menjadi program dan kegiatan positif dari BWI, khususnya dalam menyejahterakan umat," ujar legislator perempuan PKB tersebut.
Lebih lanjut, Srikandi Parlemen asal Pulau Sumbawa ini menjelaskan bahwa fokus utama dari sosialisasi kali ini diarahkan pada edukasi dan pengenalan regulasi perwakafan kepada masyarakat luas. Menurutnya, potensi wakaf di Kota Bima sangat besar, namun pemahaman masyarakat masih perlu terus ditingkatkan.
"Eksistensi Badan Wakaf ini sebenarnya sudah lama ada, namun di tengah masyarakat kita, urusan literasi wakaf yang produktif dan tertib administrasi terkadang belum menjadi kebiasaan. Melalui sosialisasi ini, kita rintis jalan bersama agar masalah perwakafan di Kota Bima bisa teratasi sedikit demi sedikit," jelas Hj. Mahdalena.
Di akhir pidatonya, Hj. Mahdalena menaruh harapan besar agar momentum sosialisasi ini mampu menggerakkan hati masyarakat, khususnya mereka yang memiliki aset atau lahan produktif yang belum dimanfaatkan.
"Kami berharap, jika ada masyarakat yang memiliki aset-aset nganggur atau belum dimanfaatkan, kiranya dapat diwakafkan. Selain bernilai sosial untuk kemaslahatan umat, ini adalah ladang amal jariyah yang pahalanya tidak akan terputus," pungkasnya optimis.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif, diisi dengan diskusi konstruktif mengenai sinergi nilai-nilai kebangsaan dengan pengelolaan wakaf demi kesejahteraan sosial masyarakat Kota Bima
Media PilarNTB
Penulis:jubair ar-Qamar
Pemimpin redaksi


Posting Komentar