Jakarta, Pilar NTB.- Suasana haru sekaligus meriah mewarnai Open House Lebaran di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Presiden Prabowo Subianto, didampingi putranya Didit Hediprasetyo, menyapa langsung ribuan warga yang memadati kompleks istana sejak siang hingga sore hari.
Kehadiran Presiden sekitar pukul 15.00 WIB disambut gelombang antusiasme luar biasa. Mengenakan baju koko putih dipadukan celana hitam dan peci hitam, Prabowo tak henti-hentinya menyalami, bersalaman, dan merangkul warga yang telah berdesak-desak sejak pagi untuk bisa bersilaturahmi langsung dengan kepala negara.
Namun, di balik gegap gempita silaturahmi, terdapat momen-momen yang menyentuh hati. Seorang ibu lanjut usia tampak tak kuasa menahan haru saat berhasil mendekati Prabowo. Dalam sekejap, ia memeluk erat sang Presiden, menepuk-nepuk punggungnya sambil menangis. Prabowo pun dengan sabar membalas pelukan tersebut, seolah berusaha menenangkan dan memberikan ketenangan bagi ibu itu.
"Beliau (Prabowo) sangat hangat, tidak canggung sama sekali. Saya lihat beliau benar-benar tulus menyapa satu per satu," ujar seorang pengunjung, menggambarkan suasana di lokasi.
Pemandangan serupa juga terlihat di berbagai sudut ruang acara. Beberapa warga lain, terutama ibu-ibu, tak bisa menyembunyikan air mata bahagia setelah berkesempatan bersalaman langsung dengan Presiden. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan kesempatan langka untuk merasakan kedekatan dengan pemimpin bangsa.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indira Wijaya turut mendampingi Presiden sepanjang acara. Kehadiran Didit Hediprasetyo, yang tampil dalam balutan koko biru dan peci hitam, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Panitia pelaksana memperkirakan jumlah warga yang hadir mencapai 4.000 hingga 5.000 orang dari siang hingga sore. Antrean panjang sempat terjadi di pintu masuk, namun proses pengamanan dan pengaturan jalur berjalan tertib. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak istana menyediakan tenda tambahan di area luar sebagai ruang tunggu jika kapasitas dalam ruangan sudah penuh.
Tak hanya bersilaturahmi, masyarakat yang datang juga disuguhi beragam hidangan Lebaran, mulai dari ketupat hingga makanan ringan khas. Sejumlah hiburan sederhana disiapkan untuk anak-anak yang turut hadir bersama keluarga.
Acara open house ini mengikuti pola yang sama dengan tahun sebelumnya, di mana Istana Kepresidenan dibuka untuk umum sebagai wujud silaturahmi Presiden dengan rakyat di momen Idulfitri. Tradisi ini menjadi salah satu bentuk pendekatan langsung yang terus digalakkan Prabowo sejak awal masa pemerintahannya.
Suasana hangat dan haru yang tercipta di Istana pada hari kemenangan ini menjadi potret bagaimana sosok Presiden tidak hanya dilihat sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai "bapak bangsa" yang dirangkul dan dirindukan oleh masyarakat dari berbagai lapisan.
Posting Komentar