![]() |
BIMA, Pilar NTB.- Gerak cepat Personel Gabungan Polres Bima Kabupaten, Brimob Batalyon C Pelopor Bima dan Polsek Madapangga ringkus terduga pelaku penganiayaan di Desa Madawau Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.
Dugaan tindak pidana Penganiyaan tersebut terjadi pada Sabtu tanggal 21 Maret 2026 sekira pukul 22.00 Wita di Jalan lintas Bima - Sumbawa, tepatnya di Dusun Tololara Desa Madawau.
Terduga pelaku yang berinisial SB (L/27) warga Desa Bumi Pajo berhasil diamankan oleh tim gabungan tidak lama setelah melakukan aksi pembacokan menggunakan sebilah parang terhadap korban berinisial S (L/20) warga Desa Ndano.
Akibatnya korban mengalami luka robek pada pinggang sebelah kiri dan luka robek pada ibu jari kaki dan oleh warga sekitar dilarikan ke PKM Madapangga namun luka yang dialaminya cukup serius sehingga korban di Rujuk ke RSUD Bima.
Sementara korban dari Desa Madawau berinisial IAF (L/ 32) mengalami luka tusuk pada bagian pinggan diduga kuat akibat terkena anak panah dan terduga pelaku nya hingga saat masih terus di buru.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., MH, melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Malik SH.
"Benar kami sudah mengamankan salah terduga pelaku sedangkan satu orang hingga saat ini masih kami buru". Tegasnya.
Sementara itu Kapolsek Madapangga Ipda Ahmad Zulfikar SH menjelaskan Sekira pukul 21.45 Wita, dua kelompok pemuda dari Desa Rora dan Desa Ndano setelah selesai adu lari, terjadi perkelahian.
Perkelahian itu dipicu adanya salah satu pemuda korban pemanahan dari Desa Madawau berinisial IAF sehingga terduga pembacokan berinisial SB ini tidak terima dan melakukan Penganiyaan menggunakan sebilah parang Terhadap korban berinisial S.
Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, pihak keluarga korban sempat melakukan pemblokiran jalan namun aksi tersebut dapat dihalau oleh personel yang memberikan pemahaman kepada pihak keluarga sehingga jalan tersebut dibuka kembali.
"Terduga pelaku pembacokan berhasil kami amankan namun untuk mengantisipasi adanya reaksi masyarakat sehingga terduga diamankan di Mapolres Dompu". Jelasnya.
Kasat kembali menegaskan hingga saat ini terduga pelaku pemanahan masih terus kami buru.

Posting Komentar