Meriahkan Hari Jadi Bima ke-386, Dinas Kesehatan Gelar Pemeriksaan Gratis hingga Simulasi RJP oleh Bupati

 


​KABUPATEN BIMA, Media PilarNTB.com – kamis 25 Juni 2026, Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Bima yang ke-386, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bima menggelar aksi sosial berskala besar berupa pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bima ini menjadi bukti nyata kolaborasi insan kesehatan dalam menghadirkan pelayanan langsung bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di momentum bersejarah daerah.

​Kemeriahan acara diawali dengan senam sehat Tidak hanya itu, agenda dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yg melibatkan tim medis dari IDI, juga tim medis dan nakes dari RsUD sondosia, RSUD Bima, dan beberapa puskesmas terdekat.


​Ada yang menarik dalam rangkaian kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kali ini. Tim perawat dari RSUD Bima menggelar sosialisasi dan simulasi penanganan darurat henti jantung mendadak melalui Resusitasi Jantung Paru (RJP).

​Edukasi ini bahkan dipraktekkan langsung oleh Bupati Bima, Adi Mahyudi, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima. Selain kepala daerah dan istri, peragaan RJP ini juga diikuti secara interaktif oleh Ketua GOW, Ketua DWP, Dandim 1608/Bima, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima yang didampingi oleh para tenaga kesehatan (nakes) dari RSUD Bima dan RSUD Sondosia.

​Untuk memastikan kelancaran agenda besar ini, Dinas Kesehatan membangun sinergi kuat dengan melibatkan sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) strategis. Di antaranya adalah Puskesmas Bolo, Puskesmas Belo, Puskesmas Woha, Puskesmas Ngali, Puskesmas Palibelo, Puskesmas Monta, dan Puskesmas Madapangga.

​Masing-masing Puskesmas tersebut diinstruksikan untuk menerjunkan tim medis serta paramedis terbaik mereka guna mengawal jalannya deteksi dini faktor risiko penyakit.

​Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Hj. Nurul Wahyuti, SE., ME., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial untuk memeriahkan hari jadi daerah, melainkan momentum krusial untuk menggalakkan kembali semangat GERMAS di tengah masyarakat.

​"Kolaborasi seluruh Puskesmas ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam memeriahkan Hari Jadi Bima ke-386 melalui aksi nyata yang menyentuh aspek mendasar masyarakat, yaitu kesehatan," ujar Hj. Nurul Wahyuti.



​Dalam kesempatan tersebut, Hj. Nurul Wahyuti juga gencar mengampanyekan perilaku hidup sehat. Ia mengajak masyarakat untuk konsisten melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, serta menjaga kebersihan lingkungan.

​"Penting juga dalam momentum GERMAS ini kami ingatkan kembali kepada masyarakat untuk selalu buang air besar di jamban sehat. Ini adalah bagian dari kerja nyata Pemerintah Kabupaten Bima dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar lebih sehat dan sejahtera," tambahnya.

​Meski mengerahkan sejumlah tenaga medis dan paramedis ke lokasi acara di Setda, Kepala Dinas Kesehatan menegaskan bahwa manajemen internal setiap Puskesmas telah diatur secara matang. Ia menginstruksikan agar penugasan personil dilakukan dengan cermat tanpa mengorbankan hak-hak pelayanan publik di wilayah kerja masing-masing.

​"Petugas medis dan paramedis kami tugaskan secara bergantian dan terukur. Catatan pentingnya adalah pelaksanaan kegiatan di Setda ini sama sekali tidak boleh mengganggu jalannya pelayanan kesehatan rutin masyarakat di Puskesmas. Pelayanan di tingkat dasar harus tetap berjalan optimal dan prima seperti biasa," tegas Kadinkes.

​Melalui sinergi lintas sektor dan Puskesmas ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya cek kesehatan berkala semakin meningkat, sekaligus menjadi kado bakti nyata sektor kesehatan bagi kejayaan Kabupaten Bima di usianya yang ke-386. 


(PilarNTB)

Penulis: jubair ar-Qamar