MONTA – SMPN 4 Monta resmi memulai pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) bagi siswa kelas 9 pada Kamis (23/04/2026). Di tengah tren digitalisasi pendidikan, sekolah ini memilih untuk tetap mempertahankan metode Ujian Berbasis Kertas (Offline) sebagai langkah strategis menjaga kekhusyukan dan integritas proses pengerjaan siswa.
Berjalan Tertib dan Disiplin
Berdasarkan pantauan media di lokasi, pelaksanaan ujian hari perdana berjalan dengan tertib dan lancar. Kepala SMPN 4 Monta Kamaludin, S.Pdi.,
melalui Nasaruddin, S.Pd., menyampaikan kepada media bahwa tingkat kehadiran siswa pada ujian kali ini sangat memuaskan.
"Sebanyak 70 orang siswa kelas 9 mengikuti ujian hari ini dengan tingkat kehadiran yang maksimal. Hal ini menunjukkan antusiasme dan kesiapan siswa dalam menghadapi evaluasi akhir mereka," ujar Nasaruddin saat ditemui di lingkungan sekolah.
Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama meliputi dua bidang studi utama, yakni Bahasa Indonesia serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Alasan di Balik Metode Offline
Keputusan menggunakan lembar jawaban dan soal cetak bukan tanpa alasan. Pihak sekolah menilai metode konvensional ini sangat efektif untuk melatih konsentrasi, terutama dalam menghadapi teks-teks panjang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
"Penggunaan media kertas bertujuan melatih ketelitian siswa dalam membaca. Selain itu, kami ingin meminimalkan kendala teknis seperti gangguan sinyal atau keterbatasan perangkat, sehingga siswa benar-benar fokus pada substansi materi pelajaran," ungkapnya
Sejak pukul 07.30 WITA, suasana tenang menyelimuti ruang-ruang ujian. Pengawasan dilakukan secara ketat oleh guru internal sekolah guna memastikan objektivitas dan validitas nilai tetap terjaga. Salah satu staf pengajar menyebutkan bahwa metode ini memberikan nuansa klasik yang efektif dalam mengukur kemampuan literasi siswa secara mendalam.
Harapan untuk Masa Depan Siswa
Dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang, besar harapan sekolah agar seluruh siswa mampu meraih hasil maksimal. Hasil SAS ini nantinya akan menjadi bekal penting bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Kami berharap seluruh siswa mampu melewati ambang batas penilaian dengan hasil memuaskan. Ujian ini bukan sekadar angka, tapi cerminan dari proses belajar mereka selama tiga tahun di sini," tutup Nasaruddin.

Posting Komentar