Sesi 1 gelombang 1 monitoring (TKA) di SMPN 1 Woha, pemantauan kualitas pendidikan di Kabupaten Bima oleh wakil bupati

 






Media pilar NTB com ,- Monitoring kegiatan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMPN 1 Woha Senin 6 April 2026 dipantau langsung oleh Wakil Bupati Bima untuk memastikan kelancaran dan integritas ujian. Kunjungan ini bertujuan memastikan standar pendidikan terpenuhi dan memotivasi siswa, sejalan dengan pengawasan ketat terhadap kegiatan pendidikan di wilayah kabupaten Bima. 


Pemantauan Langsung oleh Wakil Bupati bima meninjau ruang ujian untuk melihat langsung situasi pelaksanaan.

Tujuannya Memastikan pelaksanaan ujian mematuhi prosedur yang ditetapkan.

SMPN 1 Woha, salah satu sekolah menengah di Kabupaten Bima. 

Berdasarkan pemantauan oleh wakil bupati bima semua nya lancar, listrik, komputer maupun jaringan semuanya aman 



 kegiatan monitoring SMPN 1 woha di hadiri oleh 

Kepala Dinas Dikpora (Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga): Kadis Dikpora Kabupaten Bima.

Kabid Dikdas (Pendidikan Dasar): Bidang yang membawahi sekolah menengah pertama.

Kasi Kurikulum: (Biasanya hadir mendampingi Kabid Dikdas dalam monitoring kegiatan belajar mengajar).

Jajaran Dikpora dan Sekolah: Meliputi pengawas pembina, kepala sekolah, dan staf pengajar. 




Najamuddin S.pd , M.pd Situasi yang dialami SMPN 1 Woha pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 ini mencerminkan tantangan digitalisasi pendidikan di daerah. Keterbatasan sarana memaksa pihak sekolah menempuh langkah darurat demi kelancaran ujian bagi para siswa. 


Kondisi Pelaksanaan TKA 2026 

Peminjaman Perangkat Karena keterbatasan unit komputer milik sekolah, pihak SMPN 1 Woha harus meminjam laptop atau komputer dari sekolah lain serta perangkat pribadi milik guru-guru.

 Lanjut Najamuddin S.Pd, M.pd selaku Kepala sekolah SMPN 1 woha berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bima

Agar Pemerintah Kabupaten Bima dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan komputer atau laptop di masa mendatang agar sekolah tidak lagi bergantung pada pinjaman.

Mengingat perkembangan teknologi yang semakin canggih, ketersediaan komputer yang mumpuni sangat dibutuhkan untuk mendukung proses belajar mengajar sehari-hari, bukan hanya saat ujian nasional atau TKA. Ungkapmya.  (PN****)