Bayi Laki-Laki Ditemukan Meninggal di Got Desa Runggu, Warga Heboh

 


BIMA Media pilarNTB.com.,—Warga Desa Runggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, dikejutkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di sebuah got kecil di wilayah RT 08, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.

Informasi awal yang dihimpun dari masyarakat setempat menyebutkan, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial (i) saat sedang membersihkan halaman dan saluran got di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Awalnya, berinisial (i) mengira benda yang berada di dalam got tersebut merupakan bangkai hewan yang hendak dibuang bersama sampah. Namun, setelah diperhatikan lebih dekat, ia mulai curiga bahwa benda tersebut bukan bangkai ayam maupun bebek, melainkan jasad seorang bayi.

Kecurigaan tersebut kemudian disampaikan kepada warga lainnya, termasuk berinisial (m). Setelah melihat secara langsung, berinisial (m) juga menduga bahwa benda tersebut merupakan jasad manusia.

Keduanya kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan temuan tersebut. Warga yang datang kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak terkait.

Informasi mengenai penemuan jasad bayi laki-laki tersebut juga disampaikan oleh Babinsa Desa Runggu,  yang kemudian turut melakukan koordinasi terkait penanganan temuan tersebut.

Berdasarkan keterangan  teman2 puskesmas belo bayi tersebut diperkirakan masih berusia 4 bulan. Namun, terkait penyebab kematiannya masih menunggu pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.

Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Masyarakat berharap aparat segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap siapa yang membuang jasad bayi tersebut dan bagaimana kronologi sebenarnya hingga bayi ditemukan di dalam got.

Hingga berita ini diturunkan, identitas bayi maupun pihak yang diduga bertanggung jawab belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan guna mengungkap fakta di balik penemuan jasad bayi laki-laki tersebut.

Media PilarNTB.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini berdasarkan informasi dan keterangan resmi dari pihak berwenang.



Media pilarNTB