DONGGO, Media PilarNTB.com— Puskesmas Donggo terus mendorong penguatan perhatian terhadap kesehatan psikologis di lingkungan pendidikan melalui kegiatan fasilitasi pelaksanaan First Aider Pertolongan Pertama Luka Psikologis (P3LP) bagi satuan pendidikan jenjang SMP dan SMA di wilayah kerja Puskesmas Donggo, Rabu (23/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas lingkungan sekolah dalam memberikan respons awal terhadap peserta didik yang menghadapi persoalan psikologis, tekanan emosional, maupun kondisi yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut.
Kepala Puskesmas Donggo, Sri Hartati, S.Kep., Ns., menekankan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang mampu memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis peserta didik. Menurutnya, kesehatan siswa tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental dan emosional. Jelasnya
Melalui kegiatan First Aider P3LP, pihak sekolah diharapkan memiliki pemahaman dan keterampilan dasar untuk mengenali tanda-tanda awal permasalahan psikologis pada siswa, memberikan dukungan awal secara tepat, serta mengetahui langkah yang perlu dilakukan apabila seorang siswa membutuhkan penanganan atau rujukan kepada tenaga profesional.
Pendekatan tersebut penting mengingat sekolah merupakan salah satu lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Guru dan tenaga pendidik memiliki kesempatan untuk melihat perubahan perilaku maupun kondisi emosional siswa sehingga dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan sejak dini.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Puskesmas Donggo dan satuan pendidikan tingkat SMP maupun SMA dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, suportif, dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mendapatkan bantuan ketika menghadapi persoalan.
Dengan adanya fasilitasi First Aider P3LP, Puskesmas Donggo berupaya memperluas pemahaman bahwa pertolongan pertama tidak hanya diberikan ketika seseorang mengalami luka secara fisik, tetapi juga diperlukan ketika seseorang menghadapi tekanan atau luka psikologis yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan psikologis peserta didik sekaligus memperkuat sistem dukungan di lingkungan sekolah.
Media PilarNTB — Mengabarkan Fakta, Mengawal Kepentingan Publik.

Posting Komentar