BIMA, media pilarNTB.COM — Upacara bendera yang digelar di SMP Negeri 5 Palibelo, Kabupaten Bima, Senin (14/9/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Nurwahidah, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah menegaskan pentingnya kedisiplinan guru dan siswa sebagai bagian dari upaya menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan tertib.
Salah satu penekanan yang disampaikan adalah terkait kedisiplinan jam pulang guru. Kepala sekolah meminta agar guru tidak meninggalkan sekolah sebelum waktu yang telah ditentukan, terutama ketika masih terdapat kegiatan dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan bersama siswa.
Menurut Nurwahidah, kedisiplinan guru sangat penting karena guru merupakan figur yang menjadi contoh bagi peserta didik.
Selain persoalan jam kerja, pihak sekolah juga mendorong guru untuk melakukan pengawasan terhadap perlengkapan yang dibawa siswa ke sekolah. Barang-barang yang tidak berkaitan dengan kebutuhan pembelajaran, seperti bedak, gincu atau perlengkapan kosmetik lainnya, diharapkan tidak dibawa ke lingkungan sekolah apabila tidak memiliki kepentingan dalam kegiatan pendidikan.
Langkah tersebut dilakukan bukan semata-mata untuk membatasi siswa, tetapi sebagai bagian dari pembinaan disiplin agar peserta didik dapat lebih fokus mengikuti proses belajar mengajar.
Dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca dan memahami isi bacaan, SMPN 5 Palibelo juga mulai menerapkan program literasi yang dijadwalkan setiap Selasa dan Rabu.
Program tersebut berlangsung selama 40 menit. Dari waktu tersebut, sekitar 10 menit digunakan siswa untuk membaca, sedangkan 30 menit berikutnya digunakan untuk menyimpulkan dan menyampaikan kembali pemahaman terhadap bahan bacaan yang telah dibaca.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membiasakan siswa membaca, tetapi juga untuk melihat sejauh mana perkembangan kemampuan mereka dalam memahami serta mengolah informasi.
Dengan demikian, siswa tidak sekadar membaca, tetapi juga dituntut mampu memahami isi bacaan dan mengungkapkan kembali apa yang telah mereka dapatkan.
Selain program literasi, sekolah juga menekankan pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah yang dilakukan secara rutin setiap hari.
Nurwahidah menegaskan, kedisiplinan guru berkaitan erat dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Guru diharapkan tetap berada di sekolah dan ikut mengoordinasikan siswa ketika memasuki waktu shalat.
Sekitar pukul 12.00 WITA, siswa akan diarahkan menuju mushola untuk mempersiapkan pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah.
"Itulah tujuan saya menertibkan guru. Kalau guru-gurunya pulang duluan, lalu siapa yang akan mengoordinasikan anak-anak?" tegas Nurwahidah.
Menurutnya, keberadaan guru sangat dibutuhkan untuk memastikan kegiatan siswa tetap berjalan tertib, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.
Untuk memperkuat pengawasan selama proses pembelajaran, pihak sekolah juga menerapkan kebijakan penguncian gerbang sekolah pada jam belajar.
Kebijakan tersebut bertujuan mencegah siswa keluar-masuk lingkungan sekolah tanpa alasan yang jelas selama kegiatan belajar berlangsung. Dengan pengawasan yang lebih ketat, sekolah berharap suasana pembelajaran dapat berlangsung lebih aman, tertib dan kondusif.
Kepala sekolah berharap seluruh aturan tersebut dapat dipahami dan dilaksanakan bersama, baik oleh guru maupun siswa.
Menurutnya, kedisiplinan tidak boleh hanya dibebankan kepada peserta didik. Guru sebagai tenaga pendidik juga harus memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
"Guru itu adalah contoh bagi anak-anak. Saya tidak mau guru-guru kesayangan saya di sini justru menjadi contoh yang kurang baik bagi anak-anak didik saya," ungkapnya.
Nurwahidah berharap penerapan berbagai aturan dan program tersebut ke depan dapat membangun budaya disiplin di SMPN 5 Palibelo. Dengan guru yang disiplin dan siswa yang tertib, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih efektif sehingga tujuan pendidikan di sekolah dapat tercapai dengan lebih baik.
Penulis Jubair ar-Qamar
PILARNTB.COM — Disiplin, Literasi, dan Keteladanan untuk Pendidikan yang Lebih Baik.

Posting Komentar