BIMA, media PilarNTB.com— Suasana penuh kebanggaan dan haru mewarnai pelaksanaan upacara di SDN Runggu Senin (21/09/2026). Sejumlah petugas upacara yang tampil di hadapan seluruh warga sekolah merupakan siswa kelas 1 dan 2 yang masih berada pada tahap awal belajar keberanian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri.
Meski masih tergolong sangat muda, para siswa tersebut mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Mereka berdiri di hadapan guru dan seluruh siswa, melaksanakan setiap tugas dalam rangkaian upacara dengan semangat dan keberanian.
Bagi Kepala SDN Runggu, Bambang, S.Pd, penampilan anak-anak tersebut bukan sekadar bagian dari pelaksanaan upacara rutin. Lebih dari itu, keberanian mereka tampil di depan umum merupakan proses penting dalam membentuk karakter dan kepercayaan diri sejak usia dini.
“Bagi sebagian orang mungkin terlihat sederhana. Namun bagi kami, keberanian anak-anak untuk tampil di depan merupakan sebuah pencapaian yang patut diapresiasi,” demikian semangat yang tergambar dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, anak-anak perlu diberikan ruang untuk mencoba, belajar bertanggung jawab, dan berani tampil sejak dini. Dari pengalaman sederhana seperti menjadi petugas upacara, mereka belajar tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, sekaligus keberanian menghadapi banyak orang.
Kebanggaan pun terlihat dari semangat warga sekolah menyaksikan penampilan para petugas cilik tersebut. Meski masih kecil dan masih dalam proses belajar, mereka telah menunjukkan bahwa keberanian tidak selalu datang dari usia, tetapi dapat tumbuh ketika anak diberikan kepercayaan dan kesempatan.
Kepala SDN Runggu, Bambang, S.Pd, terus mendorong agar para siswa tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat untuk belajar.
Hari ini mereka mungkin baru berdiri di depan sebagai petugas upacara. Namun dari langkah kecil itulah, mereka sedang belajar mempersiapkan diri untuk berdiri lebih jauh dalam mengejar cita-cita dan masa depan. Ungkapnya


Posting Komentar