BIMA, PilarNTB.com – RSUD Sondosia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bima dengan menghadirkan dokter spesialis bedah yang bertugas secara penuh (full time). Langkah ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, lengkap, dan berkualitas tanpa harus bergantung pada sistem rujukan ke luar daerah.
Dokter spesialis bedah yang mulai bertugas adalah dr. Ahmad Mikhail Ibrahim, Sp.B, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat layanan bedah di RSUD Sondosia sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis spesialistik.
Sejak hari pertama bertugas, dr. Ahmad langsung menunjukkan dedikasi dan respons cepat terhadap kebutuhan pasien. Usai menerima konsultasi dari dokter spesialis penyakit dalam, ia segera melakukan visite, meninjau kondisi pasien secara langsung, serta menyusun rencana tindakan operasi yang akan dilaksanakan di Kamar Operasi RSUD Sondosia.
Respons cepat tersebut menjadi bukti nyata bahwa keberadaan dokter spesialis yang bertugas penuh mampu mempercepat proses pengambilan keputusan medis sehingga pasien dapat memperoleh penanganan secara tepat waktu.
Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH, yang turut mendampingi dr. Ahmad meninjau fasilitas kamar operasi, menegaskan bahwa penempatan dokter spesialis full time merupakan bagian dari strategi rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
"Inilah yang kita harapkan dari kehadiran dokter spesialis full time. Saat ada pasien yang membutuhkan pelayanan, dokter dapat langsung melakukan penilaian, mengambil keputusan medis, dan segera menindaklanjutinya. Dengan demikian pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, dan pasien memperoleh penanganan optimal tanpa harus menunggu terlalu lama," ujar Dr. Firman.
Ia menambahkan bahwa peningkatan sumber daya manusia merupakan salah satu prioritas utama RSUD Sondosia dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kehadiran dr. Ahmad juga disambut positif oleh seluruh jajaran tenaga kesehatan di RSUD Sondosia. Sinergi antartenaga medis diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan, khususnya pada tindakan bedah, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih optimal di daerah sendiri.
Manfaat kehadiran dokter spesialis bedah full time pun langsung dirasakan masyarakat. Salah seorang pasien berinisial AM (34), warga Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, yang menjadi pasien bedah pada hari pertama pelayanan dr. Ahmad, mengaku sangat bersyukur atas layanan yang diterimanya.
"Dokternya ramah. Kami sangat bersyukur karena sekarang tidak perlu dirujuk jauh-jauh ke Kota Bima atau Dompu lagi. Semoga pelayanan seperti ini terus ada sehingga masyarakat bisa berobat lebih dekat dengan rumah," ungkap AM didampingi keluarganya.
Dengan bertambahnya dokter spesialis bedah yang bertugas penuh, RSUD Sondosia optimistis mampu menghadirkan pelayanan bedah yang lebih cepat, aman, dan berkualitas. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan rumah sakit dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan di Kabupaten Bima.
Kehadiran dokter spesialis full time di RSUD Sondosia diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang modern, responsif, dan berdaya saing, sehingga masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh layanan bedah yang memadai.

Posting Komentar