BIMA, Media PilarNTB.com – Upaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bima terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Yayasan Syam Al-Mubarak mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur pendidikan di KB HI Sejahtera, Dusun Beringin, RT 05 RW 03, Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.
Program revitalisasi tersebut meliputi pembangunan dua ruang kelas baru (RKB) dan satu unit WC, dengan total nilai bantuan sebesar Rp702.369.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Bantuan ini merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dilaksanakan melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini pada Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pelaksanaan pembangunan dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) KB HI Sejahtera dengan target penyelesaian selama 120 hari kalender.
Hingga memasuki hari ke-20 pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen. Seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana tanpa mengalami kendala yang berarti.
Kepala KB HI Sejahtera, Misbah, mengatakan bahwa proses pembangunan berlangsung lancar berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat sekitar.
"Alhamdulillah, sejauh ini pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik dan tidak mengalami kendala berarti. Kami berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga fasilitas baru ini segera dimanfaatkan oleh anak-anak didik," ujar Misbah.
Menurutnya, revitalisasi tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, sehat, dan representatif bagi peserta didik usia dini.
"Fasilitas yang dibangun akan memberikan manfaat besar bagi anak-anak kami. Ini menjadi motivasi bagi lembaga untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.
Keberhasilan pengembangan KB HI Sejahtera juga tidak terlepas dari kepedulian keluarga besar almarhum H. M. Amin Haji Ismail, B.A., yang menghibahkan lahan seluas 2 are kepada Yayasan Syam Al-Mubarak sebagai lokasi pengembangan lembaga pendidikan tersebut.
Perwakilan keluarga, Jauhari Irfani, S.Sp., menyampaikan bahwa hibah tanah untuk kepentingan pendidikan merupakan bentuk investasi akhirat yang manfaatnya akan terus dirasakan masyarakat.
"Menghibahkan tanah untuk pendidikan merupakan amal jariah yang pahalanya akan terus mengalir selama lahan tersebut dimanfaatkan untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa. Kami berharap keberadaan KB HI Sejahtera dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat Desa Sondosia," ungkapnya.
Kepala KB HI Sejahtera, Misbah, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar almarhum H. M. Amin Haji Ismail, B.A. atas keikhlasan dan kepedulian mereka dalam mendukung kemajuan pendidikan di Desa Sondosia.
Ucapan terima kasih tersebut secara khusus ditujukan kepada Jauhari Irfani, S.Sp., Alyah, S.Ag., D. Ra. Nuraini Faridah, S.Pd., dan Muhammad Aliya, S.Ag., yang merupakan bagian dari keluarga besar almarhum H. M. Amin Haji Ismail, B.A., atas dukungan dan kontribusi mereka terhadap pengembangan Yayasan Syam Al-Mubarak serta KB HI Sejahtera.
Sinergi antara dukungan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan kepedulian keluarga besar almarhum H. M. Amin Haji Ismail, B.A. menjadi contoh nyata kolaborasi dalam membangun pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas. Diharapkan, kehadiran fasilitas baru tersebut mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis: Jubair ar-Qamar
Pimpinan redaksi PilarNTB

Posting Komentar