Sambut SPMB 2026: SMAN 1 Bolo Gencarkan Sosialisasi ke SMP, Targetkan 10 Rombel

 


​BIMA Media pilarNTB.com– Menyambut pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, SMA Negeri 1 Bolo bergerak taktis. Tim Sosialisasi yang dipimpin oleh jajaran Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), Hubungan Masyarakat (Humas), serta dewan guru bergerak simultan menggelar safari promosi ke seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

​Langkah akseleratif ini diambil guna menjaring talenta-talenta muda terbaik di wilayah sekitar. Perwakilan Tim Humas SMAN 1 Bolo, Drs. Arsyad H. Ahmad, mengungkapkan bahwa fokus utama gerakan ini adalah memetakan potensi sekaligus mengenalkan berbagai keunggulan sekolah kepada siswa kelas 9 yang baru saja merampungkan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

​"Untuk tahap awal, kami bergerak cepat melakukan pendataan manual terhadap berkas-berkas para calon siswa baru yang mulai masuk," ujar Arsyad saat dikonfirmasi pada Rabu (20/05/2026).

​Arsyad menambahkan, jika pada tahun lalu SMAN 1 Bolo menyerap 275 siswa yang terbagi dalam 8 rombongan belajar (rombel), maka tahun ini sekolah mematok target lebih tinggi. SMAN 1 Bolo memproyeksikan kuota penerimaan meningkat menjadi 360 siswa yang nantinya akan didistribusikan ke dalam 10 rombel.

​Mekanisme Pendaftaran: Mengacu pada Juknis Resmi NTB

​Di kesempatan yang sama, Wakasek Kurikulum sekaligus Sekretaris Panitia SPMB SMAN 1 Bolo, Yuris, M.Si., menegaskan bahwa seluruh mekanisme penerimaan dipastikan berjalan akuntabel dan mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026.

​Menurut Yuris, pasca-koordinasi internal kepanitiaan, tim langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengedukasi para siswa SMP mengenai regulasi dan jalur pendaftaran yang tersedia.

​Tahun ini, SMAN 1 Bolo membuka empat jalur resmi bagi calon peserta didik baru:

​Jalur Zonasi: Memprioritaskan kedekatan domisili siswa dengan sekolah.

​Jalur Prestasi: Mengapresiasi capaian akademik maupun non-akademik.

​Jalur Afirmasi: Memberikan ruang bagi siswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

​Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua: Mengakomodasi siswa yang mengikuti mutasi kerja orang tua/wali.

​Fasilitas Matang, Kepala Sekolah Optimis Kuota Terpenuhi

​Peningkatan target menjadi 10 rombel bukan tanpa kalkulasi yang matang. Kepala SMAN 1 Bolo, H. Suratman, SH., M.Pd., menegaskan bahwa kebijakan ini didukung penuh oleh kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) yang sangat memadai. Sekolah memastikan tidak perlu melakukan pembangunan fisik baru karena ruang kelas yang ada sudah lebih dari cukup.

​"Target 10 rombel ini berbasis pada realitas fasilitas yang kita miliki. Ruang kelas sudah siap dan sangat layak, jadi tidak ada urgensi untuk pembangunan gedung baru lagi," tegas H. Suratman, Rabu (20/05/2026).

​H. Suratman mengaku sangat optimis target 360 siswa baru akan terealisasi. Keyakinan ini didasarkan pada tingginya animo masyarakat serta rekam jejak kepercayaan publik yang kuat terhadap mutu pendidikan di SMAN 1 Bolo selama ini.

​Meski kompetisi dinilai cukup ketat dengan hadirnya sekitar 14 lembaga pendidikan setingkat SMA, SMK, dan MA di wilayah Kecamatan Bolo, SMAN 1 Bolo memiliki modalitas historis yang kuat. Sekolah ini sudah teruji dan berpengalaman dalam mengelola kapasitas 10 rombel pada tahun-tahun sebelumnya.

​"Kita mengacu pada pengalaman sukses terdahulu. Dengan infrastruktur dan manajemen yang matang, kami siap menyambut dan mendidik generasi emas berikutnya di SMAN 1 Bolo," pungkasnya