WOHA, media pilarNTB.com– Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kecamatan Woha, Ramli, M.Pd., melakukan gebrakan baru dalam sistem penjaringan siswa berprestasi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap menggunakan sistem penunjukan langsung, kini seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Kabupaten Bima wajib dimulai dari kompetisi dasar di tingkat bawah.
Langkah berani ini diambil untuk memastikan bahwa sekolah yang dikirim sebagai delegasi kecamatan benar-benar merepresentasikan kualitas terbaik, sekaligus menghapus stigma "pilih kasih" antar-sekolah.
"Saya ingin siswa itu harus berkompetisi. Kegiatan semacam ini bagi saya tidak sekedar seremonial, tapi betul-betul dilaksanakan untuk mencari bibit-bibit siswa yang berprestasi berdasarkan kemampuan riil mereka," ujar Ramli tegas.
Mengukur Kinerja Guru dan Kepala Sekolah
Ramli menjelaskan bahwa esensi dari kompetisi berjenjang ini tidak hanya berorientasi pada hasil yang diraih oleh siswa. Lebih dari itu, ajang ini menjadi barometer penting untuk mengevaluasi kinerja tenaga pendidik. Prestasi siswa adalah cerminan dari proses pembinaan yang dilakukan oleh para guru di ruang kelas.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Korwil Woha menerapkan mekanisme seleksi yang ketat dan terstruktur:
Tingkat SMP/MTs: Seleksi dilakukan secara terpusat di tingkat kecamatan yang melibatkan seluruh sekolah di ruang lingkup wilayah pendidikan Kecamatan Woha.
Tingkat SD: Proses seleksi dibuat lebih berlapis, dimulai dari tingkat Gugus, kemudian naik ke tingkat Kecamatan, sebelum akhirnya dikirim sebagai duta resmi ke tingkat Kabupaten Bima.
Keberhasilan agenda besar ini, lanjut Ramli, tidak lepas dari kontribusi aktif para Kepala Sekolah, terutama dalam memberikan dukungan kebijakan dan pendanaan yang memadai untuk persiapan siswa.
Target Woha Sebagai Ikon Prestasi Kabupaten Bima
Sebagai pusat ibu kota Kabupaten Bima, Kecamatan Woha dinilai memiliki potensi besar yang selama ini belum tergali maksimal. Ramli berkomitmen membalikkan keadaan agar Woha tidak lagi berada di barisan belakang dalam peta prestasi pendidikan.
"Target dan harapan saya, moga-moga ke depan Woha bisa menjadi ikon bagi kecamatan yang lain melalui prestasi yang dicapai oleh siswa. Kita ini pusatnya kota, sudah saatnya kita memimpin di depan melalui kegiatan-kegiatan berjenjang seperti ini," tambahnya.
Antusiasme Tinggi dan Rencana Masa Depan
Meski persiapan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, inovasi yang diinisiasi oleh Korwil Woha ini mendapat respons yang luar biasa. Kepala sekolah dan guru-guru menunjukkan antusiasme serta motivasi yang sangat tinggi untuk mengirimkan anak didik terbaik mereka dalam ajang LCC tahun ini.
Melihat kesuksesan dan tingginya partisipasi tahun ini, Ramli menargetkan agar pelaksanaan LCC di tahun-tahun mendatang dapat diagendakan lebih awal dan dipersiapkan dengan lebih matang demi hasil yang jauh lebih optimal.
Mengakhiri penyampaiannya, Korwil Woha memberikan pesan khusus dan pembakar semangat bagi para siswa-siswi yang sedang bertanding.
"Berjuanglah secara sportif, miliki semangat tinggi untuk meraih juara. Tunjukkan bahwa kalian mampu bersaing dan berkompetisi dengan sekolah lain, baik sebagai duta di tingkat Kecamatan Woha maupun saat menjadi duta di tingkat Kabupaten Bima nanti," pungkasnya
Penulis:jubair ar-Qamar

Posting Komentar