Tumbuhkan Jiwa Sosial Siswa, SDN 2 Nata Kolaborasi dengan Pemdes dan RAMES Galang Dana Korban Kebakaran Desa Lido

 


BIMA, Media PILARNTB.com – Aksi nyata kepedulian sosial ditunjukkan oleh civitas akademika SDN 2 Nata. Pada Rabu (20/5/2026), pihak sekolah menggelar aksi penggalangan dana peduli kemanusiaan untuk membantu korban bencana kebakaran yang menimpa warga di Desa Lido, Kecamatan Belo.

Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Kepala Sekolah SDN 2 Nata ini menjadi potret kolaborasi yang apik antara dunia pendidikan, Pemerintah Desa (Pemdes) Nata, dan elemen pemuda yang tergabung dalam RAMES. Sinergi multisektor ini bergerak cepat merespons musibah kemanusiaan demi meringankan beban para korban.

Membentuk Karakter Islami dan Jiwa Penolong Sejak Dini

Kepala SDN 2 Nata, Faujia, S.Ag., saat diwawancarai oleh media PilarNTB.com mengungkapkan bahwa gerakan peduli ini bukan sekadar tentang mengumpulkan donasi berupa materi, melainkan sebuah instrumen penting dalam membentuk karakter dan mengetuk pintu hati para siswa agar memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

"Langkah peduli ini sengaja kami inisiasi sebagai ruang edukasi nyata bagi siswa-siswi. Kami ingin mengajarkan mereka untuk membuka hati, melihat, dan merasakan kesusahan sesama. Ini adalah implementasi langsung dari apa yang mereka pelajari di kelas," ujar Faujia.

Faujia menambahkan, aksi penggalangan dana ini merupakan wujud konkret dari kurikulum sekolah, baik dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) mengenai kepedulian sosial, maupun dari aspek pendidikan agama tentang pentingnya sikap tolong-menolong. Hal ini selaras dengan visi dan misi besar yang diusung oleh SDN 2 Nata.

"Program ini berjalan selaras dengan misi SDN 2 Nata, yaitu membentuk karakter siswa yang islami, terampil, unggul, berprestasi, dan agamis," imbuhnya.

Selain sebagai wadah edukasi bagi peserta didik, Faujia menjelaskan bahwa momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat kekompakan dan solidaritas di internal tim guru SDN 2 Nata. Terlebih lagi, gerakan ini mendapat respons positif dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Nata serta pemuda-pemudi RAMES yang turun tangan langsung mendampingi dan mengoordinasikan jalannya aksi sosial tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemdes Nata dan rekan-rekan RAMES. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa pendidikan karakter anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab kita bersama di lingkungan masyarakat," jelasnya.

Pihak sekolah berharap, bantuan yang terkumpul nantinya dapat meringankan beban para korban kebakaran di Desa Lido. Lebih dari itu, sinergi ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lembaga pendidikan lain untuk terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada generasi muda sejak dini.

Lebih lanjut, Faujia menekankan bahwa target jangka panjang dari penanaman nilai-nilai empiris ini adalah mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya secara spiritual dan sosial. Pihak sekolah berharap, aksi nyata seperti ini mampu membekali siswa dengan empati yang kuat, sehingga saat mereka tumbuh dewasa dan terjun ke tengah masyarakat, mereka menjadi pribadi yang peka terhadap ketimpangan sosial dan selalu siap menjadi bagian dari solusi 


#Redaksi 

Penulis: Jubair ar-Qamar