Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan lokal sekaligus membantu pelaku UMKM memenuhi aspek legalitas melalui pengurusan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Pendampingan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, serta praktik langsung mengenai penerapan higiene, sanitasi, dan proses produksi pangan yang aman.
Ketua Kelompok KKN Tematik, Lalu Marvin Apriyadi, mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar memahami pentingnya penerapan standar keamanan pangan sejak proses produksi hingga produk dipasarkan.
"Kami ingin pelaku UMKM di sini tidak hanya pandai membuat produk, tapi juga paham betul bahwa keamanan pangan adalah fondasi utama agar produk mereka bisa diterima luas oleh konsumen," ujarnya.
Menurutnya, pendampingan juga diarahkan agar pelaku usaha mampu memenuhi persyaratan legalitas sebagai salah satu langkah meningkatkan daya saing produk lokal.
"Dengan mengantongi izin PIRT, produk mereka bukan hanya lebih terpercaya, tapi juga punya peluang lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas," tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan identifikasi terhadap proses produksi yang dijalankan pelaku UMKM. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar penyampaian materi mengenai pencegahan kontaminasi silang, penggunaan bahan tambahan pangan sesuai ketentuan, kebersihan lingkungan produksi, hingga prosedur pengurusan izin PIRT.
Sebagai upaya menjaga keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir, mahasiswa membentuk Kader Keamanan Pangan Desa Giri Tembesi. Kader yang berasal dari unsur pemuda dan Tim Penggerak PKK desa diberikan pelatihan agar mampu menjadi penggerak edukasi keamanan pangan di tengah masyarakat serta mendampingi pelaku UMKM secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Giri Tembesi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program KKN Tematik yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pendampingan mengenai keamanan pangan dan legalitas produk menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas peluang pemasaran.
Program pendampingan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem desa yang semakin sadar terhadap pentingnya keamanan pangan sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk UMKM lokal. Dengan kualitas produk yang lebih baik dan memiliki legalitas yang memadai, pelaku usaha di Desa Giri Tembesi diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan lokal.
Kontributor : Marvin
Posting Komentar